Teknologi informasi merupakan salah satu hal yang tidak akan
lepas dari kehidupan manusia. Karena teknologi informasi ini sudah ada sejak
berabad-abad lalu dan hingga kini masih terus berkembang. Tanpa adanya
teknologi informasi, manusia akan kesulitan untuk berkomunikasi dan
menyampaikan informasi. Kini teknologi informasi berkembang begitu cepat
seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan. Teknologi informasi dan
komunikasi ini memiliki banyak sekali peranan dan dampaknya dalam berbagai
bidang, terutama pada bidang hiburan.
Pada saat ini perkembangan teknologi sangat pesat contohnya
seperti games, video, handphone, internet dsb. Teknologi bukanlah sesuatu yang
mutlak bermanfaat, teknologi tetap ada sisi buruknya.. Akibat pesatnya
teknologi tersebut membuat kita menjadi sangat tergantung dengan yang namanya
teknologi, terutama internet. Bagi sebagian orang kadar kebahagiaan diukur
dengan koneksi internet tanpa batas selama 1 x 24 jam x 30 hari x 12 bulan
dan seterusnya.
Teknologi Informasi dan Komunikasi memiliki beberapa dampak
terhadap anak. Dari hal tersebut dapat kita golongkan menjadi 2 golongan, yaitu
dampak positif dan dampak negatif.
Dampak Positif
- Anak-anak
dapat menggunakan perangkat lunak pendidikan seperti program-program
pengetahuan dasar membaca, berhitung, sejarah, geografi, dan sebagainya.
Tambahan pula, kini perangkat pendidikan ini kini juga diramu dengan unsur
hiburan (entertainment) yang sesuai dengan materi, sehingga anak semakin
suka.
- Membuat
anak semakin tertarik untuk belajar.
- Dapat
menjadi solusi bagi para orangtua yang memiliki anak yang merasa mudah
bosan untuk belajar.
- Dapat
menambah wawasan.
- Memudahkan
anak-anak untuk mendapatkan banyak ilmu tambahan lewat internet.
Dampak Negatif
- Anak-anak
bisa ketergantungan terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi.
- Anak-anak
akan cenderung mengerjakan tugas sendiri dengan bantuan internet dari pada
belajar berkelompok yang disitu banyak sekali hikmah-hikmah yang
terkandung dalam nilai kebersamaan.
- Dapat
terpengaruh kedalam pergaulan yang tidak baik karena kurang control dari
teman ataupun dari orang tua.
- Anak-anak
bisa saja secara tidak sengaja mengakses situs-situs pornografi.
- Mengurangi
sifat sosial manusia karena cenderung lebih suka berhubungan lewat
internet daripada bertemu secara langsung (face to face).
- Kemungkinan
besar tanpa sepengetahuan orangtua, anak ‘mengkonsumsi’ games yang
menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas. Banyak pakar
pendidikan mensinyalir bahwa games beraroma kekerasan dan agresi ini
adalah pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri
anak.
Peran penting Orang Tua
Untuk semua orangtua mengawasi anak setiap bermain komputer
karena pada saat ini penggunaan komputer sesuatu yang tidak dapat dihindari.
Perhatikan bahwa komputer juga punya efek-efek tertentu, termasuk pada
fisik seseorang. Karena perhatikan juga amsalah tata ruang dan pencahayaan.
Cahaya yang terlalu terang dan jarak pandangan terlalu dekat dapat mengganggu
indera penglihatan anak. Pilihlah program edutainment atupun games sesuai
dengan kemampuan anak dan usia.
Keamanan anak saat bermain komputer sanagat diperhatikan
terutama dari bahaya listrik. Jangan sampai terjadi konsleting atau kemungkinan
kesetrum terkena bagian tertentu dari badan Central Processing Unit (CPU)
komputer.
Bermain komputer bukan satu-satunya kegiatan bagi anak.
Jangan sampai anak kehilangan kegiatan yang bersifat sosial bersama teman-teman
karena terlalu asik bermain komputer.
Solusi yang tepat untk menghadapi masalah masalah yang di
jelaskan dalam masalah ini adalah peran orang tua. Karena disini peranan dari
kedua orang tua sangatlah penting. Kedua orang tua diharapkan dapat membimbing
dan mengawasi anak-anaknya dalam menggunakan Teknologi Informasi dan
Komunikasi. Sehingga anak-anak dapat mengerti hal apa saja yang termasuk hal
yang baik dan hal yang kurang baik. Dan disini juga terdapat beberapa cara
untuk mencegah dampak-dampak negatifnya.
- Orangtua
lah yang seharusnya mengenalkan internet pada anak, bukan orang lain.
Mengenalkan internet berarti pula mengenalkan manfaatnya dan tujuan
penggunaan internet. Karena itu, orangtua terlebih dahulu harus ‘melek’
media dan tidak gaptek.
- Gunakan
software yang dirancang khusus untuk melindungi ‘kesehatan’ anak. Misalnya
saja program nany chip atau parents lock yang dapat memproteksi anak
dengan mengunci segala akses yang berbau seks dan kekerasan.
- Letakkan
komputer di ruang publik rumah, seperti perpustakaan, ruang keluarga, dan
bukan di dalam kamar anak. Meletakkan komputer di dalam kamar anak, akan
mempersulit orangtua dalam hal pengawasan. Anak bisa leluasa mengakses
situs porno atau menggunakan games yang berbau kekerasaan dan sadistis di
dalam kamar terkunci. Bila komputer berada di ruang keluarga, keleluasaannya
untuk melanggar aturan pun akan terbatas karena ada anggota keluarga yang
lalu lalang.
- Tanamkanlah
nilai kebersamaan terhadap sesama, karena kebersamaan akan mewujudkan
hubungan serta emosi yang sangat dekat